BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

Ukur Kualitas Pelayanan Bersama Dosen STAIMAS, Polres Wonogiri Tegaskan Komitmen Evaluasi Kebijakan Berbasis Data

kegiatan strategis yang melibatkan pengujian ilmiah dari unsur akademisi ini berfungsi sebagai instrumen evaluasi makro terhadap mutu performa birokrasi kepolisian sepanjang tahun berjalan. 

WONOGIRI KMR– Dalam upaya mewujudkan transformasi pelayanan prima yang transparan dan akuntabel, Kepolisian Resor (Polres) Wonogiri menggelar agenda pemaparan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) tahun 2026 pada Rabu (8/7/2026). Bertempat di Aula Mapolres Wonogiri, kegiatan strategis yang melibatkan pengujian ilmiah dari unsur akademisi ini berfungsi sebagai instrumen evaluasi makro terhadap mutu performa birokrasi kepolisian sepanjang tahun berjalan. 

Berdasarkan analisis komprehensif dari tim survei independen yang dipimpin oleh Dosen Hukum Tata Negara sekaligus Akademisi Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri, Dr. Ruslina Dwi Wahyuni, S.Sos., M.A.P., CPM, Polres Wonogiri menorehkan capaian positif dengan raihan skor Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 80,040. Merujuk pada interval konversi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), perolehan angka tersebut menempatkan mutu pelayanan institusi pada kategori Mutu B dengan Kinerja Unit Pelayanan yang "Baik".


 Hadir langsung dalam forum tersebut Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Wonogiri, serta para Kapolsek se-Polres Wonogiri yang berkomitmen mengimplementasikan hasil evaluasi ini di tingkat wilayah.

Dalam pemaparannya, Dr. Ruslina Dwi Wahyuni menguraikan rincian data metodologis yang menyusun skor makro tersebut. 

"Skor 80,040 ini merupakan representasi nyata dari persepsi masyarakat terhadap kemudahan akses, kejelasan prosedur SOP, transparansi biaya, hingga kompetensi pelaksana di lapangan. Evaluasi berkala yang melibatkan elemen akademisi dan pemangku kepentingan (stakeholders) ini sangat esensial untuk menjaga kepatuhan regulasi sekaligus memastikan pelayanan publik tetap adaptif, humanis, dan berbasis ilmiah," jelas Dr. Ruslina. 

Komitmen Kapolres: Pijakan Kebijakan Berbasis Data dan Deteksi Kamtibmas

Merespons paparan objektif dari akademisi STAIMAS tersebut, Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., memberikan apresiasi tinggi dan menegaskan komitmennya untuk menjadikan hasil indeks ini sebagai bahan evaluasi kebijakan yang konstruktif. Bagi jajaran manajemen kepolisian, data kepuasan masyarakat bukanlah sekadar angka di atas kertas, melainkan panduan taktis untuk perbaikan struktural yang berkelanjutan.

"Hasil survei kepuasan ini akan langsung kami konversikan menjadi pijakan utama dalam melahirkan kebijakan publik yang tepat sasaran di lingkup Polres Wonogiri. Kita tidak boleh cepat berpuas diri; umpan balik ini justru membantu kami mengidentifikasi aspek penegakan hukum dan efisiensi birokrasi pelayanan yang masih memerlukan penataan dan optimalisasi," tegas Kapolres. 

Lebih mendalam, AKBP Wahyu Sulistyo menggarisbawahi adanya korelasi kuat antara kualitas pelayanan publik dengan efektivitas stabilitas keamanan daerah. 

"Pelayanan publik yang responsif dan akuntabel adalah pilar utama kepercayaan publik (public trust). Fondasi data ilmiah ini krusial untuk membantu kepolisian mengidentifikasi potensi gangguan sosial sejak dini, memperkuat manajemen pemetaan berkas perkara, serta mengoptimalkan strategi penegakan hukum dan deteksi dini kamtibmas demi memberikan perlindungan terbaik bagi segenap warga Kabupaten Wonogiri," tambah AKBP Wahyu Sulistyo di hadapan para PJU dan Kapolsek jajaran

Sinergi Kolektif Menuju Zona Integritas

Acara pemaparan laporan akhir ini berlangsung interaktif dan konstruktif, ditandai dengan diskusi lintas sektoral demi penyempurnaan fasilitas operasional pelayanan ke depan. Kehadiran utuh jajaran PJU dan para Kapolsek mencerminkan keselarasan visi dari tingkat komando hingga unit taktis di wilayah kecamatan (grassroots) untuk mengimplementasikan budaya pelayanan yang bersih, berintegritas, dan antikorupsi. 

Agenda ditutup dengan penyerahan dokumen laporan akhir survei secara simbolis dari Dr. Ruslina Dwi Wahyuni selaku koordinator tim survei STAIMAS kepada Kapolres Wonogiri. Momentum ini mempertegas langkah kokoh Polres Wonogiri dalam rangka akselerasi Pembangunan Zona Integritas menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).(Ari /NDR /Pimred Cahyospirit)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar