BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

Semangat Tak Pernah Menua, Mini Soccer Jago Kapuk Satukan Warga Desa Waru dalam Semarak HUT Ke-81 RI

Kegiatan yang berlangsung pada 14–19 Juli 2026 ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, sekaligus ajang mempererat persaudaraan antarwarga se-Desa Waru, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri

Wonogiri KMR– Lapangan Desa Waru dipenuhi sorak sorai warga saat para pemain memasuki lapangan. Bukan pemain muda atau atlet profesional yang menjadi pusat perhatian, melainkan para bapak berusia 40 tahun ke atas yang tampil penuh semangat dalam Turnamen Mini Soccer Jago Kapuk. Kegiatan yang berlangsung pada 14–19 Juli 2026 ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, sekaligus ajang mempererat persaudaraan antarwarga se-Desa Waru, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri.

Meski tak lagi berada di usia muda, semangat para peserta tetap membara. Dengan mengenakan seragam kebanggaan masing-masing RW, mereka menunjukkan permainan yang atraktif, saling mengoper bola, menyusun strategi, hingga berjuang meraih kemenangan. Gelak tawa sesekali terdengar ketika terjadi momen-momen lucu di lapangan, menghadirkan suasana pertandingan yang hangat, santai, namun tetap kompetitif.


Turnamen yang mempertemukan tim-tim dari seluruh RW di Desa Waru ini tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan, tetapi juga memperkuat jalinan silaturahmi. Persaingan berlangsung sportif selama pertandingan, sementara setelah peluit panjang dibunyikan para pemain kembali berkumpul, berbincang, dan bercanda bersama tanpa mempersoalkan hasil akhir.

Antusiasme masyarakat turut menyemarakkan jalannya turnamen. Anak-anak bermain di sekitar lapangan, para ibu memberikan dukungan dari pinggir lapangan, sedangkan para pemuda bergotong royong membantu kelancaran acara. Kehadiran berbagai kalangan menjadikan Mini Soccer Jago Kapuk bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan pesta rakyat yang menghadirkan kebersamaan dan kegembiraan bagi seluruh warga.

Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) STAI Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri yang sedang melaksanakan pengabdian di Desa Waru juga turut hadir mendukung jalannya kegiatan. Partisipasi mahasiswa menjadi bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendorong kegiatan positif yang memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan semangat gotong royong di lingkungan desa.

Turnamen Mini Soccer Jago Kapuk menjadi bukti bahwa olahraga mampu menjadi media pemersatu masyarakat lintas generasi. Usia bukanlah penghalang untuk tetap aktif, sehat, dan berkontribusi dalam kehidupan sosial. Semangat para peserta di atas lapangan mencerminkan bahwa peringatan Hari Kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kebersamaan, sportivitas, dan rasa persaudaraan yang terus terpelihara.

Di tengah perubahan zaman, kegiatan seperti ini menjadi pengingat bahwa nilai-nilai persatuan dan gotong royong tetap menjadi fondasi kuat kehidupan masyarakat Desa Waru. Dari lapangan sederhana, semangat kemerdekaan kembali tumbuh, mempererat hubungan antarwarga, menghubungkan berbagai generasi, serta menegaskan bahwa semangat untuk Indonesia memang tak pernah mengenal batas usia. (Sandi Dwi Yulianto/Cahyospirit)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar