BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

Perkuat Kebersamaan dengan Warga, Mahasiswa KPM STAIMAS Wonogiri Ambil Peran dalam Turnamen Voli dan Pelestarian Seni Tayub

Keterlibatan mahasiswa bukan sekadar memenuhi agenda pengabdian, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat

Wonogiri KMR– Semangat kebersamaan menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia terasa semakin hidup di Desa Pucung. Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) 07 STAIMAS Wonogiri Posko dari Ma'had Aly Sunan Gunung Jati memilih membaur bersama masyarakat dengan terlibat langsung dalam berbagai kegiatan kepemudaan, mulai dari rapat persiapan hingga mendukung penyelenggaraan turnamen bola voli dan pertunjukan seni Tayub.

Keterlibatan mahasiswa bukan sekadar memenuhi agenda pengabdian, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong yang telah menjadi budaya di Desa Pucung.

Turnamen bola voli yang digelar pada Sabtu (11/7/2026) berlangsung meriah di lapangan desa. Ratusan warga memadati area pertandingan untuk memberikan dukungan kepada para peserta. Sorak sorai penonton dan semangat para pemain menciptakan suasana penuh keakraban sekaligus menjadi wadah mempererat silaturahmi antarwarga.

Mahasiswa KPM turut mengambil peran dalam berbagai aspek penyelenggaraan kegiatan. Bersama panitia dan pemuda desa, mereka membantu menyusun jadwal pertandingan, mengatur teknis pelaksanaan, hingga mendukung proses penutupan dan pemberian penghargaan kepada para pemenang. Kolaborasi tersebut menjadi contoh nyata bagaimana mahasiswa dan masyarakat dapat bekerja bersama dalam menyukseskan kegiatan desa.

Kepala Desa Pucung, Kateno, S.Sos., mengapresiasi antusiasme masyarakat dan mahasiswa dalam memeriahkan rangkaian kegiatan menyambut Hari Kemerdekaan.

"Kami berharap seluruh masyarakat tetap bersemangat mengikuti berbagai kegiatan sebagai bentuk rasa syukur dan apresiasi dalam menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia," ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Dusun, Tumani, menilai turnamen olahraga tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat hubungan sosial dan melahirkan bibit-bibit atlet muda yang dapat dikembangkan di masa mendatang.

"Turnamen ini menjadi ajang silaturahmi antarwarga sekaligus menumbuhkan bibit generasi penerus di bidang olahraga," tuturnya.

Selain mendukung kegiatan olahraga, mahasiswa KPM juga berpartisipasi dalam penyelenggaraan pertunjukan seni Tayub yang menjadi bagian dari rangkaian acara desa. Kehadiran kesenian tradisional tersebut memberikan warna tersendiri dalam perayaan HUT RI sekaligus menjadi media pelestarian budaya lokal di tengah perkembangan zaman.

Bagi mahasiswa KPM, Deni Nur Samsudin menyampaikan keterlibatan dalam kegiatan seni dan olahraga merupakan bagian dari pengabdian yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan program kerja, tetapi juga memperkuat hubungan emosional dengan masyarakat. Melalui interaksi langsung, mahasiswa dapat lebih memahami karakter dan potensi desa sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga tradisi serta semangat kebersamaan.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, KPM 07 STAIMAS Wonogiri berharap semangat gotong royong, sportivitas, dan kecintaan terhadap budaya lokal terus tumbuh di tengah masyarakat. Momentum peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia pun diharapkan tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga menjadi penguat persatuan dan kolaborasi antara mahasiswa dan warga dalam membangun desa. (Diny Ayu Marfiana/Cahyospirit)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar