BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

Mahasiswa KPM STAIMAS Wonogiri Gelar BTQ Umum, Tingkatkan Literasi Al-Qur'an Masyarakat Gedawung

Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) STAIMAS Wonogiri melalui program Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Umum yang diselenggarakan di Masjid Baiturrohman, Dusun Joho RT 03 RW 07, Desa Gedawung, Kecamatan Kismantoro

WONOGIRI KMR– Komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan masyarakat terus diwujudkan oleh mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) STAIMAS Wonogiri melalui program Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Umum yang diselenggarakan di Masjid Baiturrohman, Dusun Joho RT 03 RW 07, Desa Gedawung, Kecamatan Kismantoro. Kegiatan yang resmi dimulai pada Senin (13/7/2026) ini menjadi salah satu program unggulan KPM dalam mendukung penguatan literasi Al-Qur'an di tengah masyarakat.

BTQ Umum dirancang sebagai wadah pembelajaran Al-Qur'an yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang usia. Mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa memperoleh kesempatan yang sama untuk belajar sesuai dengan tingkat kemampuan masing-masing. Melalui pendekatan yang komunikatif dan menyenangkan, mahasiswa KPM berupaya menciptakan suasana belajar yang nyaman sehingga peserta lebih antusias mengikuti setiap proses pembelajaran.

Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap Senin malam dan Rabu malam di Masjid Baiturrohman. Jadwal tersebut dipilih agar tidak mengganggu aktivitas harian masyarakat sekaligus memberikan kesempatan bagi peserta untuk belajar secara berkesinambungan. Dengan pelaksanaan yang rutin, kemampuan membaca Al-Qur'an diharapkan meningkat secara bertahap dan berkelanjutan.

Dalam setiap pertemuan, materi disesuaikan dengan kemampuan peserta. Bagi pemula, pembelajaran dimulai dari pengenalan huruf hijaiyah, makhraj, serta latihan membaca secara bertahap. Sementara bagi peserta yang telah mampu membaca Al-Qur'an, pembelajaran difokuskan pada penyempurnaan tajwid, kelancaran membaca, serta perbaikan pelafalan agar sesuai dengan kaidah yang benar. Selain itu, peserta juga dikenalkan dengan dasar-dasar penulisan huruf Arab sehingga pembelajaran tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan membaca, tetapi juga keterampilan menulis Al-Qur'an.

Antusiasme masyarakat tampak sejak pelaksanaan perdana. Kehadiran peserta dari berbagai kalangan menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk memperdalam kemampuan membaca Al-Qur'an. Suasana pembelajaran yang hangat dan penuh kekeluargaan membuat peserta merasa lebih percaya diri dalam bertanya maupun memperbaiki bacaan yang masih belum tepat.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa KPM STAIMAS Wonogiri berperan sebagai pendamping sekaligus fasilitator. Dengan penuh kesabaran, mereka memberikan bimbingan secara langsung kepada setiap peserta melalui metode pembelajaran yang interaktif dan mudah dipahami. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan semangat belajar sekaligus membangun kedekatan emosional antara mahasiswa dan masyarakat.

Lebih dari sekadar meningkatkan kemampuan teknis membaca Al-Qur'an, program BTQ Umum juga menjadi sarana menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur'an sebagai pedoman hidup umat Islam. Melalui pembelajaran yang berkesinambungan, peserta diajak untuk tidak hanya membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar, tetapi juga memahami pentingnya mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

Program ini sekaligus menjadi media mempererat silaturahmi antara mahasiswa KPM dan warga Dusun Joho. Interaksi yang terjalin selama proses pembelajaran menciptakan hubungan yang harmonis dan penuh kebersamaan. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat tidak hanya memberikan manfaat dalam bidang pendidikan keagamaan, tetapi juga menjadi wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat.

Masyarakat Dusun Joho menyambut positif pelaksanaan BTQ Umum. Tarni berharap kegiatan tersebut dapat terus berlanjut meskipun masa KPM telah berakhir. Menurut tokoh masyarakat setempat, Munawwar, keberadaan program ini memberikan kesempatan bagi masyarakat yang selama ini belum memperoleh akses pembelajaran Al-Qur'an secara intensif untuk belajar dalam suasana yang nyaman, terbuka, dan mudah dijangkau.

Penanggung jawab program yaitu Muhammad Abdul Ghofar dan Zainab Syifaa'ul Qurroh. Melalui program BTQ Umum ini, mahasiswa KPM STAIMAS Wonogiri berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan di Desa Gedawung. Dengan semangat kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat, program ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang semakin cinta Al-Qur'an, memiliki kemampuan baca tulis Al-Qur'an yang baik, serta mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan bermasyarakat.(Ari S /Pimred Cahyospirit)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar