BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

Forum Group Discussion Perkuat Sinergi Lintas Lembaga untuk Revitalisasi Pendidikan dan Pelatihan Vokasi di Wonogiri

Forum Group Discussion (FGD) bertajuk Koordinasi Lintas Lembaga dan Kerja Sama Sektor Swasta 

Wonogiri KMR – Pemerintah Kabupaten Wonogiri melalui Dinas Tenaga Kerja menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertajuk Koordinasi Lintas Lembaga dan Kerja Sama Sektor Swasta untuk Penyediaan Instruktur serta Sarana dan Prasarana Lembaga Pelatihan Kerja melalui Tim Koordinasi Daerah Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi (TKDV).

 Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (14/7/2026) di Golden Resto Wonogiri tersebut diikuti sekitar 30 peserta yang berasal dari unsur pemerintah daerah, dunia usaha, dunia industri, lembaga pelatihan kerja, serta pemangku kepentingan lainnya.

Kegiatan ini menjadi wadah koordinasi untuk memperkuat kolaborasi antarinstansi dan sektor swasta dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi dan pelatihan kerja di Kabupaten Wonogiri. Melalui sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan tenaga kerja yang kompeten, sesuai dengan kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Wonogiri, Wiyanto, SH., M.Si, selaku ketua panitia, menyampaikan bahwa pelaksanaan FGD merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan keterlibatan dunia usaha dan dunia industri dalam pengembangan pendidikan vokasi.

Menurutnya, forum ini bertujuan mengembangkan pendidikan vokasi yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pasar kerja, mengoptimalkan peran dunia usaha dan dunia industri dalam penyediaan tenaga kerja yang kompeten, serta memperkuat koordinasi seluruh pemangku kepentingan agar program vokasi dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Wiyanto menjelaskan, Tim Koordinasi Daerah Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi (TKDV) memiliki sejumlah fungsi strategis, antara lain menyusun perencanaan dan kebijakan operasional, menyusun perencanaan strategis pendidikan dan pelatihan vokasi, melakukan penyelarasan pendidikan dan pelatihan vokasi dengan kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja di daerah, menyediakan dukungan pendanaan sesuai kewenangan daerah untuk revitalisasi pendidikan dan pelatihan vokasi, menjamin ketersediaan tenaga pendidik maupun instruktur bagi lembaga pendidikan dan pelatihan vokasi, serta melaporkan penyelenggaraan program revitalisasi secara berkala.

Ia berharap forum tersebut mampu menghasilkan komitmen bersama dalam memperkuat pengembangan pendidikan vokasi di Kabupaten Wonogiri. Selain itu, diharapkan terbentuk tim koordinasi yang efektif sehingga mampu memetakan potensi daerah, menyelaraskan kebutuhan tenaga kerja dengan kebutuhan industri, serta memperkuat penyediaan instruktur dan sarana pendukung pelatihan kerja.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Wonogiri, F.X. Pranata, AP., M.Hum, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, FGD menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Wonogiri.

Ia menuturkan bahwa masyarakat Wonogiri dikenal memiliki karakter pekerja keras, ulet, dan memiliki semangat kerja yang tinggi. Berdasarkan data ketenagakerjaan, tingkat partisipasi angkatan kerja di Kabupaten Wonogiri juga tergolong tinggi. Saat ini tercatat sekitar 477 ribu masyarakat Wonogiri bekerja di sektor  non formal.

Kondisi tersebut, menurut Sekda, menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja melalui pendidikan dan pelatihan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

"Kami menyambut baik pelaksanaan forum ini karena menjadi media untuk memperkuat koordinasi lintas sektor. Harapannya, penyelarasan antara kebutuhan industri dengan kompetensi tenaga kerja dapat berjalan lebih optimal sehingga mampu meningkatkan daya saing tenaga kerja Wonogiri," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, peserta juga mendapatkan materi motivasi dan penguatan dari Eko Hadi Saputra, SH., M.H, yang merupakan perwakilan dari PT.Air Mancur . Dalam paparannya, ia memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar terus meningkatkan kompetensi, membangun semangat kolaborasi, serta menyesuaikan kemampuan dengan perkembangan kebutuhan dunia kerja yang semakin dinamis.

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, dunia pendidikan, dan sektor industri agar lulusan pendidikan vokasi benar-benar memiliki kompetensi yang dibutuhkan perusahaan.



Setelah sesi pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang melibatkan seluruh peserta. Dalam forum tersebut dibahas berbagai agenda strategis, di antaranya analisis potensi wilayah, pemetaan source data sebagai dasar penyusunan baseline data, serta penyusunan rancangan program kerja pada masing-masing kelompok kerja (pokja) dalam TKDV.

Diskusi berlangsung aktif dengan berbagai masukan dari peserta mengenai strategi peningkatan kualitas pelatihan kerja, penguatan kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri, penyediaan instruktur yang kompeten, hingga optimalisasi pemanfaatan sarana dan prasarana pelatihan kerja.

Melalui hasil FGD ini diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, lembaga pelatihan kerja, dan sektor swasta dalam mewujudkan revitalisasi pendidikan vokasi di Kabupaten Wonogiri. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan kualitas sumber daya manusia Wonogiri semakin meningkat, mampu memenuhi kebutuhan industri, serta membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat.(Cahyospirit)



Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar