Desa Gedawung Terima Kedatangan Mahasiswa KPM STAIMAS Wonogiri, Siap Dukung Program Pemberdayaan Masyarakat
Kismantoro,Wonogiri KMR– Pemerintah Desa Gedawung, Kecamatan Kismantoro, resmi menerima kedatangan sekelompok mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) STAIMAS Wonogiri yang akan melaksanakan program pengabdian masyarakat selama kurang lebih 45 hari ke depan. Acara serah terima berlangsung di Balai Desa Gedawung pada Selasa (7/7/2026) dan dihadiri oleh Kepala Desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta dosen pembimbing lapangan (DPL).
Kepala Desa Gedawung, Untung Nugroho, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan antusiasme atas kehadiran para mahasiswa. Ia berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan desa, khususnya dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lingkungan.
“Kami menyambut baik kehadiran adik-adik mahasiswa. Semoga selama berada di desa kami, program-program yang direncanakan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh warga,” ujar Untung.
Sementara itu, Ketua KPM Kelompok 4, Muhammad Abdul Ghofar, menjelaskan bahwa kelompoknya beranggotakan 18 orang mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Agama Islam. Sejumlah program kerja telah disiapkan, di antaranya kegiatan peningkatan keselamatan pengguna jalan melalui pemasangan reflektor jalan, pelatihan pengolahan sampah rumah tangga, sosialisasi anti bullying dan pencegahan kekerasan seksual pada anak, serta optimalisasi marketplace untuk UMKM setempat.
“Kami akan berusaha menyesuaikan program dengan kebutuhan warga di sini. Kami juga membuka diri untuk menerima masukan dan saran dari masyarakat maupun perangkat desa agar program yang kami jalankan benar-benar tepat sasaran,” kata Ghofar.
Dosen Pembimbing Lapangan, Maulana Iskandar S,Pd M,Pd, turut menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari pihak desa. Ia menegaskan bahwa program KPM ini merupakan bentuk penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat,. Dia berharap KPM dapat menjadi jembatan kerja sama yang berkelanjutan antara kampus dan desa.
Selama masa penugasan, para mahasiswa akan tinggal di rumah warga yang telah ditunjuk sebagai posko KPM. Kegiatan-kegiatan yang telah disusun akan dilaksanakan secara bertahap dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat, sehingga hasil dari program tersebut dapat terus dirasakan manfaatnya bahkan setelah masa KPM berakhir.
Warga Desa Gedawung menyambut antusias kehadiran para mahasiswa. Salah satu warga, Dewi Nur Hayati, berharap program pelatihan yang akan diselenggarakan dapat membantu meningkatkan keterampilan warga, khususnya dalam mengembangkan usaha rumahan.(NDR /Pimred Cahyospirit)
