Damkar Wonogiri Berhasil Padamkan Kebakaran Cerobong PT Naga Buana, Operasi Berlangsung Lima Jam
Wonogiri KMR – Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Wonogiri berhasil mengendalikan dan memadamkan kebakaran yang terjadi di area cerobong pabrik PT Naga Buana, Manjung, pada Selasa (30/6/2026). Proses penanganan berlangsung sejak pukul 15.00 WIB hingga sekitar pukul 20.00 WIB dan berjalan dengan aman, lancar, serta terkendali tanpa adanya kendala berarti.
Kegiatan penanganan kebakaran tersebut dilaksanakan berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran. Sebanyak sembilan personel Damkar diterjunkan ke lokasi dengan dukungan tiga unit mobil pemadam kebakaran untuk mempercepat proses pemadaman dan mencegah api meluas ke bagian pabrik lainnya.
Berdasarkan laporan petugas, sekitar pukul 15.00 WIB Markas Komando (Mako) Damkar Wonogiri menerima laporan melalui sambungan telepon dari pihak PT Naga Buana mengenai terjadinya kebakaran di area pabrik. Setelah menerima informasi tersebut, tim langsung bergerak menuju lokasi di bawah komando Suswanto dengan membawa tiga armada pemadam kebakaran.
Setibanya di lokasi kejadian, petugas segera melakukan penyisiran untuk mengetahui titik api sekaligus memastikan kondisi di sekitar area kebakaran. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa kebakaran terjadi pada bagian cerobong pabrik. Dugaan sementara, api berasal dari percikan gerinda yang mengenai tumpukan serbuk kayu di sekitar cerobong sehingga memicu kobaran api.
Tim Damkar kemudian melakukan proses pemadaman secara intensif hingga api berhasil dikendalikan. Setelah api padam, petugas melanjutkan proses pendinginan pada area yang terbakar guna memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan mencegah munculnya kebakaran susulan.
Selama proses penanganan, personel Damkar juga mendapat dukungan dari berbagai unsur, di antaranya Polsek, Koramil, Tim SAR, serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Sinergi antarinstansi tersebut membuat proses pemadaman berjalan efektif dan situasi di lokasi tetap aman serta kondusif.
Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh dan dipastikan tidak ada lagi potensi munculnya api, petugas menyatakan lokasi dalam kondisi aman. Seluruh personel kemudian kembali ke Markas Komando Damkar untuk melaksanakan konsolidasi dan evaluasi operasi.
Operasi penanganan kebakaran ini melibatkan sembilan personel Damkar, yaitu Suswanto, Prihantoro Havid P., Anton Tri Wibowo, Anjar Teguh P., Ervin Ikhsan Purnama, Ronny Seftyanto, Mulyanto, Dwiky, dan Suparno.
Keberhasilan operasi ini menunjukkan kesiapsiagaan serta respons cepat Damkar Wonogiri dalam menangani keadaan darurat. Petugas juga mengimbau seluruh perusahaan dan masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat melakukan pekerjaan yang berpotensi menimbulkan percikan api, terutama di lingkungan yang terdapat bahan mudah terbakar seperti serbuk kayu, sehingga risiko kebakaran dapat diminimalkan.(Riyan /Pimpred Cahyospirit)


