Damkar Wonogiri Berhasil Lepaskan Cincin Monel yang Menjepit Jari Warga di RSUD Soediran Mangun Sumarso
Wonogiri KMR– Respons cepat kembali ditunjukkan oleh personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Wonogiri Regu 1 yaitu Sukatman, Ayiep Donni Listria Sakti, Aprianto Purnomo Hadi, Andrie Budi Atmojo, Effendi Agus Nugroho, Arif Prasetyo, Eko Widodo, dan Ahmad Setyo Utomo
Tidak hanya menangani kebakaran, petugas Damkar juga memberikan layanan penyelamatan (rescue) dengan membantu seorang warga yang mengalami kesulitan melepaskan cincin monel yang menjepit jarinya hingga membutuhkan penanganan khusus.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (30/6/2026) malam. Tim Damkar Regu 1 yang berjumlah delapan personel menerima permintaan bantuan dari RSUD Soediran Mangun Sumarso, Giriwono. Laporan diterima setelah seorang pasien tidak mampu melepaskan cincin akik berbahan monel yang melingkar di jarinya dan dikhawatirkan dapat memperparah kondisi jari apabila tidak segera ditangani.
Proses evakuasi berlangsung mulai pukul 23.30 WIB hingga 01.30 WIB. Setibanya di lokasi, petugas Damkar langsung berkoordinasi dengan tenaga medis rumah sakit untuk menentukan langkah penanganan yang paling aman. Koordinasi tersebut dilakukan agar proses pelepasan cincin tidak menimbulkan cedera tambahan pada pasien.
Korban diketahui bernama Suparno (44), warga Dusun Pudak RT 01/RW 05, Kecamatan Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri. Setelah melakukan pemeriksaan terhadap kondisi jari yang terjepit, petugas menggunakan peralatan khusus untuk memotong cincin monel secara hati-hati. Selama proses berlangsung, keselamatan dan kenyamanan pasien menjadi prioritas utama sehingga setiap tahapan dilakukan secara teliti.
Berkat keterampilan dan pengalaman personel Damkar, cincin yang menjepit jari korban akhirnya berhasil dilepaskan tanpa menimbulkan komplikasi. Seluruh rangkaian evakuasi berjalan dengan lancar, aman, dan terkendali hingga selesai pada dini hari.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa tugas Damkar tidak hanya sebatas memadamkan kebakaran, tetapi juga memberikan pelayanan penyelamatan kepada masyarakat dalam berbagai kondisi darurat, termasuk evakuasi cincin yang tidak dapat dilepas, penyelamatan hewan, hingga penanganan berbagai insiden yang membutuhkan keahlian khusus.(Riyan /Pimred Cahyospirit)


