Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kelompok Kerja Penyuluh Agama Islam (Pokjaluh) se-Solo Raya
Wonogiri KMR - Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kelompok Kerja Penyuluh Agama Islam (Pokjaluh) se-Solo Raya yang digelar di Rumah Makan Laras, Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Rabu (8/7). Kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kapasitas, memperkuat sinergi, serta menyusun strategi dalam mewujudkan layanan keagamaan yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Bupati menegaskan bahwa dinamika kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat terus mengalami perubahan yang memerlukan perhatian serta peran aktif seluruh elemen, termasuk para penyuluh agama. Menurutnya, setiap perubahan sekecil apa pun perlu diantisipasi agar tidak berkembang menjadi persoalan yang dapat mengganggu kehidupan sosial masyarakat.
"Penyuluh agama memiliki tugas dan tanggung jawab strategis dalam memberikan bimbingan, penyuluhan, serta pembangunan masyarakat melalui pendekatan keagamaan. Dengan metode yang komunikatif, informatif, edukatif, serta didukung fungsi konseling, fasilitasi, hingga advokasi, penyuluh agama diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis," ujar Bupati.
Sejumlah fokus utama yang menjadi perhatian penyuluh agama, di antaranya menjaga kerukunan umat beragama, mencegah radikalisme dan aliran menyimpang, penanggulangan penyalahgunaan narkoba, pengentasan buta aksara Al-Qur'an, pembentukan keluarga sakinah, pemberdayaan zakat untuk pengentasan kemiskinan, penyelesaian sertifikasi wakaf, serta pengenalan dan pengelolaan produk halal.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tugas tersebut tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi yang erat antara Kementerian Agama, Pemerintah Kabupaten Wonogiri, serta seluruh elemen masyarakat. Sinergi tersebut menjadi kekuatan penting dalam mendukung terwujudnya visi Kabupaten Wonogiri sebagai daerah yang berdaya saing, maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
Ditambahkan bahwa hubungan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Wonogiri dengan Kementerian Agama selama ini telah terjalin dengan baik dan saling menguatkan dalam berbagai program pembangunan masyarakat. Memasuki tahun kedua masa kepemimpinannya, ia merasakan sinergitas tersebut semakin kokoh dan memberikan dampak positif bagi terciptanya kondisi masyarakat yang aman, damai, dan kondusif.
Melalui rapat koordinasi ini, Bupati berharap para penyuluh agama Islam se-Solo Raya terus meningkatkan profesionalisme dan memperkuat kolaborasi lintas sektor sehingga mampu menghadirkan pelayanan keagamaan yang semakin responsif, solutif, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Semoga para penyuluh agama senantiasa berpedoman pada tugas dan fungsinya serta terus menjadi pilar penting dalam menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, dan mendukung pembangunan daerah maupun bangsa," pungkasnya.(Est /Pimred Cahyospirit)



