Bukti Nyata Pemberdayaan Ekonomi, UMKM Binaan Pokjaluh Wonogiri Sukses Curi Perhatian di Rakor Solo Raya
Slogohimo, Wonogiri KMR - Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Agama Islam Kabupaten Wonogiri kembali membuktikan keberhasilannya dalam program pemberdayaan ekonomi umat. Hal ini terlihat jelas dalam perhelatan Rapat Koordinasi (Rakor) rutin Pokjaluh se-Solo Raya yang digelar pada Rabu (8/7/2026) di RM Laras Slogohimo, Wonogiri.
Rakor yang mengusung tema "Strategi Membangun Work-Life Balance dan Productivity Kerja" ini dihadiri oleh ratusan penyuluh dari lintas wilayah se-Solo Raya, meliputi Kabupaten Wonogiri, Kota Surakarta, Boyolali, Sragen, Klaten, Sukoharjo, hingga Karanganyar.
Pertemuan akbar ini semakin semarak dengan hadirnya stan Bazar UMKM yang didominasi oleh produk-produk unggulan hasil binaan Pokjaluh Kabupaten Wonogiri. Kehadiran produk lokal ini menjadi bukti konkret bahwa pembinaan yang dilakukan oleh para penyuluh Wonogiri tidak hanya menyentuh aspek rohani, melainkan juga sukses mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di akar rumput.
Keberhasilan pembinaan ini tercermin dari keberagaman produk yang ditampilkan, yang membawa identitas komoditas khas dari masing-masing kecamatan di Wonogiri.
Mulai dari hasil alam seperti kopi lokal dan madu murni, panganan tradisional seperti tempe, hingga sambal mete khas. Tidak ketinggalan, aneka olahan mete kreatif, lini fashion, hingga berbagai kuliner siap saji ikut memadati area bazar dan mendapat respons antusias dari para peserta rakor lintas kabupaten/kota tersebut.
Eksistensi UMKM binaan Pokjaluh Wonogiri ini sebenarnya bukan hal baru. Produk-produk tangguh ini sudah langganan unjuk gigi dan menjadi andalan di berbagai event besar, baik di tingkat daerah maupun agenda besar Kementerian Agama.
Mulai dari pameran dalam rangka Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag, hingga aksi sosial keagamaan seperti Event Qurban Satu Tujuan dan agenda-agenda penting Pokjaluh lainnya.
Kegiatan ini terasa semakin istimewa dengan kehadiran Bupati Wonogiri Setyo Sukarno yang turut hadir langsung di lokasi acara sebagai bentuk dukungan penuh dan komitmen nyata pemerintah daerah terhadap kiprah para penyuluh agama.
Kehadiran orang nomor satu di Wonogiri ini berdampingan dengan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri yang juga memberikan apresiasi tinggi atas capaian luar biasa ini.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Wonogiri H. Hariyadi, S.Ag, M.Si menegaskan betapa signifikannya dampak nyata yang telah ditunjukkan oleh para penyuluh di lapangan melalui integrasi dakwah dan ekonomi.
"Di luar ruangan rakor ini, ada Bazar UMKM yang diisi oleh produk-produk binaan penyuluh Wonogiri. Ini adalah bukti nyata bahwa tugas seorang penyuluh agama tidak hanya menyentuh aspek religi atau keagamaan saja, tetapi juga bergerak konkret dalam pemberdayaan ekonomi umat," tegas Kepala Kantor Kemenag Wonogiri.
Kehadiran Bupati Wonogiri Setyo Sukarno dan jajaran pimpinan Kemenag di tengah-tengah stan bazar semakin membakar semangat para pelaku UMKM dan penyuluh. Melalui sinergi kuat ini, Pokjaluh Wonogiri sukses menunjukkan role model yang tangguh dalam menyelaraskan profesionalisme tugas penyuluhan dengan dampak sosial-ekonomi yang nyata bagi kemaslahatan masyarakat luas.(Kusuma Ayu /Pimred Cahyospirit)


