BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

Viral ! Program Bagi-Bagi THR Desa Bonyokan , Kades Surono Salurkan Rp170 Juta untuk Warga

Menurut Kepala Desa Surono, program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa untuk mengembalikan manfaat anggaran desa kepada masyarakat

Klaten MR - Suasana Aula Kantor Desa Bonyokan, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, tampak ramai sejak pagi hari. Ratusan warga datang dengan penuh antusias mengikuti kegiatan pembagian Tunjangan Hari Raya (THR) yang digagas langsung oleh Kepala Desa Bonyokan, Surono. Program ini menjadi perhatian masyarakat karena dinilai sebagai langkah nyata pemerintah desa dalam membantu warganya menjelang hari raya.

Kegiatan pembagian THR tersebut dilaksanakan di aula kantor desa dan memasuki hari keempat pelaksanaannya. Pemerintah Desa Bonyokan mengalokasikan anggaran sebesar Rp170 juta untuk dibagikan kepada masyarakat. Setiap warga yang terdata menerima bantuan sebesar Rp150 ribu.


Menurut Kepala Desa Surono, program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa untuk mengembalikan manfaat anggaran desa kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa dana tersebut berasal dari pengelolaan pendapatan desa yang baik, termasuk Pendapatan Asli Desa (PAD).

“Kami menganggarkan sekitar Rp170 juta untuk masyarakat Desa Bonyokan. Setiap warga mendapatkan Rp150 ribu sebagai bentuk kepedulian pemerintah desa kepada masyarakat,” ujar Surono saat ditemui di sela kegiatan.

Program pembagian THR ini menyasar warga dari seluruh wilayah desa yang terdiri dari 7 Rukun Warga (RW) dan 20 Rukun Tetangga (RT). Pembagian dilakukan secara bertahap sejak Senin lalu untuk memastikan proses berjalan tertib dan merata.

Surono juga menjelaskan bahwa program ini bukanlah yang pertama kali dilakukan oleh pemerintah desa. Pada tahun sebelumnya, pemerintah Desa Bonyokan juga meluncurkan program yang cukup membantu masyarakat, yaitu pembebasan pajak bagi warga pada tahun 2025.

“Kami sebelumnya juga memberikan program pajak gratis untuk masyarakat pada tahun 2025. Hal ini bisa terlaksana karena adanya peningkatan PAD desa. Jadi manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh warga,” jelasnya.

Warga yang menerima bantuan tampak bersyukur atas program tersebut. Bagi sebagian keluarga, bantuan tersebut dinilai cukup membantu untuk memenuhi kebutuhan menjelang hari raya, seperti membeli kebutuhan dapur maupun keperluan anak-anak.

Salah satu warga yang hadir mengaku senang dengan adanya program ini. Menurutnya, bantuan dari pemerintah desa menunjukkan bahwa kepemimpinan desa benar-benar memperhatikan kesejahteraan masyarakat.

Program ini pun mulai menjadi perbincangan di berbagai kalangan masyarakat sekitar. Tidak sedikit yang menilai langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Bonyokan bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengelola anggaran desa agar lebih berdampak langsung kepada warga.

(Motivasi Cahyospirit untuk pelajar, mahasiswa dan Karyawan/Umum )

Surono berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti sebagai program tahunan, tetapi juga bisa menginspirasi desa lain untuk melakukan hal serupa. Ia ingin agar pemerintah desa di berbagai daerah semakin kreatif dalam membuat kebijakan yang pro terhadap masyarakat.

“Harapan kami, program seperti ini bisa membantu keluarga di desa dan juga bisa menjadi contoh atau percontohan bagi desa lain. Jika anggaran desa dikelola dengan baik, maka manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

Dengan adanya program pembagian THR ini, Pemerintah Desa Bonyokan berharap kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat semakin kuat. Selain membantu secara ekonomi, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah desa dan warganya.( Aulia/Pimpred Cahyospirit)















Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar