BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

FORUM KESWA GUNUNGSARI GERAK CEPAT TANGANI ODDP/PGOT, RUJUK DAN JEMPUT PASIEN DALAM SATU HARI

Forum Kesehatan Jiwa (Keswa) Desa Gunungsari, Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri, yang menginduk pada Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa (TPKJM), kembali menunjukkan aksi nyata kemanusiaan 

Wonogiri MR – Forum Kesehatan Jiwa (Keswa) Desa Gunungsari, Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri, yang menginduk pada Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa (TPKJM), kembali menunjukkan aksi nyata kemanusiaan pada Selasa (3/3/2026). Dalam satu hari, tim tidak hanya merujuk pasien ODDP/PGOT dari Kecamatan Slogohimo ke rumah sakit jiwa, tetapi juga sekaligus menjemput pasien asal Nguntoronadi yang telah dinyatakan pulih.

Ketua Tim Keswa Gunungsari, Kariman, menjelaskan bahwa aksi tersebut bermula saat pihaknya sedang mengikuti Zoom Meeting bersama Ketua Relawan se-Kabupaten Wonogiri. Baru beberapa saat dimulai, tim menerima panggilan dari jajaran tenaga kesehatan Puskesmas Slogohimo yang terdiri dari Ibu Puji, dr. Ringgit, Susanto, dan Sigit. Mereka meminta bantuan penanganan seorang ODDP/PGOT yang dinilai meresahkan lingkungan.

“Begitu mendapat laporan, kami langsung koordinasi dengan penasihat Keswa sekaligus Kepala Desa Gunungsari, Bapak Sudiyono, serta tim internal dan sopir ambulans, Suyadi. Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial Wonogiri dan pihak rumah sakit jiwa,” ujar Kariman.

Koordinasi cepat dilakukan dengan Kepala Desa Slogohimo, Dewantoro. Selanjutnya digelar pertemuan di Kantor Desa Slogohimo yang dihadiri unsur Forkompimcam, Polsek, Koramil, TKSK, tenaga kesehatan, serta perwakilan keluarga pasien.


(Pasien kemudian diserahkan kembali kepada keluarga untuk menjalani pemulihan lanjutan dengan pendampingan tim Keswa dan relawan di wilayah masing-masing.)

Dalam forum tersebut, Kariman memaparkan standar operasional prosedur (SOP) penanganan ODDP/PGOT dan alur perawatan di RSJD dr Arief Zainudin Surakarta. Ia menegaskan, setiap laporan harus melalui koordinasi lintas sektor, pengecekan administrasi, serta briefing sebelum tim turun ke lokasi.

Setelah semua siap, tim gabungan bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP). Kariman bersama Suyadi, Giman (Relawan Sibat PMI Desa Tanggulangin Jatisrono), anggota Polsek, dan Danramil Slogohimo langsung memasuki kamar pasien. Dengan pendekatan persuasif dan minim komunikasi verbal untuk menghindari gejolak, pasien dirangkul dan diamankan. Selanjutnya, dr. Ringgit dan tim medis memberikan suntikan penenang agar pasien tenang selama perjalanan.

Pasien kemudian dirujuk ke RSJD Surakarta dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 17 menit. Proses berjalan lancar hingga pasien diterima pihak rumah sakit untuk menjalani perawatan intensif.

Menariknya, di tengah perjalanan, Kariman menerima telepon dari perawat Bangsal Gatotkaca RSJD Surakarta yang menginformasikan bahwa pasien ODDP asal Nguntoronadi yang dua pekan sebelumnya dirujuk telah dinyatakan pulih dan diperbolehkan pulang. Tim pun langsung berkoordinasi dengan kepala dusun dan relawan setempat untuk menyiapkan kebutuhan pasien di rumah.

Menurut Kariman, masa perawatan pasien ODDP/PGOT rata-rata 10–14 hari, bahkan bisa lebih, tergantung kondisi medis dan psikologis. Jika terdapat penyakit penyerta, keluarga wajib mendampingi. Namun apabila kondisi medis stabil dan hasil laboratorium baik, pasien dapat dirawat tanpa penjagaan penuh dari keluarga.

Setelah dinyatakan pulih, pihak RSJD menghubungi penanggung jawab untuk proses penjemputan. Pasien kemudian diserahkan kembali kepada keluarga untuk menjalani pemulihan lanjutan dengan pendampingan tim Keswa dan relawan di wilayah masing-masing.

 (Motivasi Cahyospirit untuk pelajar, mahasiswa dan Karyawan/Umum)

Forum Keswa Gunungsari menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, antara lain Dinas Sosial Kabupaten Wonogiri, Pemerintah Desa Slogohimo, Forkompimcam, Polsek dan Koramil Slogohimo, Relawan Sibat PMI Desa Tanggulangin dan Slogohimo, serta jajaran tenaga medis RSJD Surakarta.

Dengan mengusung prinsip “Memanusiakan Manusia, Siapa Lagi Kalau Bukan Kita,” Forum Keswa berharap sinergi lintas sektor ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Wonogiri dalam menangani persoalan kesehatan jiwa secara cepat, terukur, dan penuh kepedulian.(Krm/pimred Cahyospirit)
















Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar