BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

Aksi Heroik KRI Wonogiri Berjuang Melawan Sengat,Laksanakan OTT Sarang Tawon Vespa di 7 Lokasi

KRI bergerak cepat melaksanakan operasi tanggap (OTT) di tujuh lokasi berbeda pada Senin malam, 23 Maret 2026

Wonogiri  MR– Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait maraknya sarang tawon berbahaya, tim KRI bergerak cepat melaksanakan operasi tanggap (OTT) di tujuh lokasi berbeda pada Senin malam, 23 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 22.00 hingga 03.00 WIB ini dipimpin oleh Suparman alias Kimeng bersama tim di lapangan.

Operasi difokuskan pada titik-titik rawan yang berpotensi membahayakan warga. Tujuh lokasi evakuasi sarang tawon meliputi:

  • Dusun Tawing Kidul, Desa Tawangrejo, Jatipurno

  • Kenteng, Desa Gunungsari, Jatisrono

  • Jatisari, Kecamatan Jatisrono

  • Cinderejo, Jatisari, Jatisrono

  • Ngasem Legi, Jatisrono

  • Cuwo, Desa Pandeyan, Jatisrono

  • Area selatan makam Cuwo, Pandeyan, Jatisrono.



Berdasarkan hasil observasi, sarang tawon yang ditemukan didominasi jenis Vespa affinis dan Vespa analis, yang dikenal agresif dan berbahaya bagi manusia. Tim KRI pun menentukan metode evakuasi yang tepat agar proses berjalan aman dan efektif.

Salah satu warga, Mbah Suharni Warga Dusun Tawing Kidul, Desa Tawangrejo, Jatipurno mengaku lega setelah sarang tawon di rumahnya berhasil dievakuasi. Sarang tersebut sebelumnya berada di bawah genting dan telah lama menjadi ancaman.

“Sudah lama sekali sarangnya di situ, bahkan sampai genting bocor tidak ada yang berani membetulkan karena takut disengat. Alhamdulillah sekarang sudah dievakuasi,” ujarnya.

Koordinator KRI, Maryoto, menjelaskan bahwa operasi kali ini melibatkan personel lebih banyak dari biasanya. Tim menggunakan dua kendaraan roda empat dan lima sepeda motor untuk menjangkau seluruh lokasi.

“Kami menurunkan personel lebih banyak karena laporan warga cukup banyak. Alhamdulillah seluruh kegiatan berjalan aman dan lancar,” jelasnya.

Namun demikian, masih terdapat sejumlah laporan yang belum tertangani pada malam tersebut. Beberapa wilayah seperti Slogohimo, Purwantoro, dan Bulukerto dijadwalkan untuk penanganan berikutnya.

Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat diharapkan merasa lebih aman dari ancaman sengatan tawon vespa. Tim KRI juga mengimbau warga untuk segera melaporkan jika menemukan sarang tawon di lingkungan sekitar agar dapat ditangani secara profesional.(Eko Tito / Pimred Cahyospirit)
















Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar