BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

Unwidha Gelar Seminar S2 di Wonogiri, Dorong Peningkatan IPM Lewat Program RPL

(Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, Drs. Sriyanto, MM, dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap program tersebut)

WONOGIRI MR– Pascasarjana Universitas Widya Dharma Klaten (Unwidha) menggelar Seminar Sosialisasi Program Pascasarjana S2 bertajuk “Tingkatkan Karier dan Kompetensi melalui Pendidikan Pascasarjana” di RM Alami Sayang, Ngadirojo, Wonogiri, Sabtu (14/2/2026). 

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Wonogiri melalui penguatan kualifikasi pendidikan.

Seminar yang diselenggarakan bekerja sama dengan Rumah Kreatif Management tersebut dihadiri ratusan peserta dari berbagai latar belakang, mulai guru, tenaga kependidikan, aparatur sipil negara (ASN), karyawan swasta, hingga masyarakat umum. 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, Drs. Sriyanto, MM, dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap program tersebut. Menurutnya, peningkatan kualifikasi pendidikan menjadi salah satu strategi penting untuk mendongkrak IPM daerah.

“Kerja sama dengan Unwidha sudah terjalin melalui MoU dan SPK. Wonogiri memang masih menghadapi tantangan dalam capaian IPM, sehingga kesempatan peningkatan pendidikan bagi guru dan ASN ini harus dimanfaatkan dengan baik,” ujarnya.



Ia menjelaskan, IPM salah satunya diukur dari produktivitas tenaga kerja usia produktif. Dengan meningkatnya jumlah tenaga pendidik dan ASN yang berpendidikan S2, diharapkan kualitas layanan publik dan mutu pendidikan di Wonogiri turut meningkat.

Rektor Unwidha, Prof. Dr. Triyono, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Wonogiri terhadap penyelenggaraan seminar tersebut. Ia menyebut, berdasarkan data kawasan Soloraya yang meliputi Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, dan Klaten, IPM Wonogiri dalam lima tahun terakhir masih berada di kisaran angka 70 dan menjadi yang terendah di wilayah tersebut.

“Kondisi ini menjadi perhatian bersama. Salah satu langkah strategis untuk meningkatkannya adalah melalui peningkatan kualifikasi pendidikan, terutama bagi para guru sebagai ujung tombak pendidikan,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Triyono memaparkan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang memungkinkan pengalaman kerja dan pembelajaran sebelumnya diakui dan dikonversi menjadi satuan kredit semester (SKS). Dengan skema tersebut, masa studi dapat ditempuh lebih efisien.

“RPL memberikan pengakuan atas kompetensi yang telah dimiliki. Program ini berlaku secara nasional dan menjadi solusi fleksibel bagi para profesional yang ingin melanjutkan studi tanpa harus meninggalkan pekerjaan,” katanya.

Sementara itu, Dekan FKIP Unwidha, Dr. D. B. Putut Setyadi, menyampaikan bahwa penerimaan mahasiswa baru jalur RPL untuk Program Studi Magister Pendidikan Bahasa telah dibuka berdasarkan SK Rektor Nomor 1566/A.51.01/Unwidha/XII/2024. Program ini menawarkan tiga konsentrasi, yakni Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, dan Pendidikan Bahasa Jawa.

(Motivasi Cahyospirit untuk pelajar, mahasiswa dan Karyawan/umum)

Ketua Prodi Pendidikan Bahasa, Dr. Hersulastuti, M.Hum., menambahkan bahwa pendidikan magister merupakan investasi jangka panjang bagi pengembangan karier profesional. “Kebutuhan tenaga pendidik berkualifikasi S2 terus meningkat. Ini peluang sekaligus tantangan bagi para guru dan profesional untuk terus meningkatkan kompetensinya,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Unwidha berharap semakin banyak masyarakat Wonogiri yang melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, sehingga berdampak positif terhadap peningkatan kualitas SDM dan percepatan pembangunan daerah.( Cahyospirit)




















Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar