Semangat dan Ceria, 600 Anak Ikuti Outing Class Manasik di Lapangan Ngadirojo Wonogiri
Wonogiri MR– Sebanyak 600 anak dari 26 lembaga pendidikan Paud/TK mengikuti kegiatan Outing Class Manasik yang digelar pada Rabu, 11 Februari 2026, di Lapangan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri. Kegiatan ini turut didampingi oleh 70 guru serta dihadiri oleh jajaran pejabat setempat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Ngadirojo yang diwakili oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Ngadirojo, Mahmudi, S.Sos., M.M., serta Koordinator Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan (Korwilcam Bidikcam) Ngadirojo, Drs. Haryono, M.Pd,Guru dan kepala sekolah serta orang tua murid.
Meskipun lapangan dalam kondisi becek akibat diguyur hujan semalaman, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para peserta. Anak-anak tetap tampak ceria dan antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan manasik haji yang telah disiapkan panitia. Dengan mengenakan busana bernuansa putih layaknya jamaah haji, mereka mengikuti simulasi tata cara ibadah haji mulai dari wukuf, tawaf, sa’i, hingga lempar jumrah secara tertib dan penuh semangat.
Sekcam Ngadirojo, Mahmudi, S.Sos., M.M.Dalam sambutannya, Camat Ngadirojo yang diwakili oleh Sekcam Ngadirojo, Mahmudi, S.Sos., M.M., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan rasa bangganya melihat semangat anak-anak dalam mengikuti manasik meskipun kondisi lapangan kurang mendukung.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan outing class manasik ini. Anak-anak terlihat begitu bersemangat dan bahagia mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Ini menjadi pengalaman berharga bagi mereka sejak usia dini,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Korwilcam Bidikcam Ngadirojo, Drs. Haryono, M.Pd., juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara.
Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini dapat terselenggara dengan lancar dan menggembirakan serta memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi anak-anak. Menurutnya, outing class manasik bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran nilai-nilai keagamaan sekaligus menumbuhkan karakter positif pada diri anak sejak dini.
“Kegiatan ini adalah sarana pembelajaran nilai-nilai keagamaan yang sangat baik. Selain menambah pengalaman, juga menumbuhkan karakter, kedisiplinan, kebersamaan, dan rasa tanggung jawab pada anak-anak,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Heni Amrih Laksmita Dewi, S.Pd.AUD., menjelaskan bahwa kegiatan outing class manasik merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan rukun Islam kelima kepada anak-anak dengan metode yang menyenangkan dan aplikatif.
“Kegiatan ini adalah rutinitas tahunan. Harapannya, melalui manasik haji ini dapat memupuk keimanan anak-anak serta menanamkan rasa syukur sejak usia dini,” jelasnya.
( Motivasi Cahyospirit untuk pelajar, mahasiswa dan Karyawan/Umum)Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh keceriaan hingga selesai. Meski harus berjalan di atas tanah yang becek, para peserta tetap menunjukkan antusiasme yang tinggi. Para guru pun sigap mendampingi dan memastikan anak-anak tetap nyaman dan aman selama kegiatan berlangsung.
Outing class manasik ini menjadi bukti nyata bahwa pembelajaran di luar kelas mampu memberikan pengalaman langsung yang bermakna. Dengan dukungan semua pihak, kegiatan ini diharapkan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang sebagai bagian dari upaya membentuk generasi yang beriman, berkarakter, dan berakhlak mulia.berita ini juga bisa ditonton di Mediarakyat TV YouTube channel.(Pimpred Cahyospirit)

























