BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

IPHI Ranting Jetis Sukoharjo Gelar Pengajian Rutin.

Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Ranting Jetis Sukoharjo sukses menyelenggarakan kegiatan pengajian rutin di masjid Al-Falah Madyorejo 1/7, Jetis Sukoharjo

Sukoharjo MR- Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Ranting Jetis Sukoharjo sukses menyelenggarakan kegiatan pengajian rutin di masjid Al-Falah Madyorejo 1/7, Jetis Sukoharjo, dengan penanggung jawab Drs. H. Sugiyarto, M.Pd., selaku Ketua IPHI, Ahad pagi ( 08/02/26).

Ir. Rudy Setyohadi selaku ketua Takmir Masjid Al-Falah dalam pembukaan menyampaikan ucapan selamat datang dan mohon maaf atas kekurangan dalam menerima kehadiran bp ibu sekalian, semoga kita dapat mengikuti kajian pagi ini dengan baik dan istiqomah.



Tahsin Qur'an surat al Imran ayat 195 oleh H. Tri Minarno SH., diikuti para janaah yang hadir. Kemudian dilanjutkan Sambutan Ketua IPHI Ranting Jetis, Sukoharjo H. Sugiyarto M.Pd. menyampikan, Pengajian ini diselenggarakan dengan tujuan utama untuk meningkatkan keimanan, mempererat tali silaturahmi, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di antara jamaah haji wilayah Ranting Jetis Sukoharjo. Juga untuk meningkatkan iman yang berkelanjutan, sebentar lagi kita akan menjalankan puasa, jadi kita bisa menyikapi apa yang kita lakukan di bulan Ramadhan tahun kemarin bisa lebih meningkat pada bulan Ramadan yang akan datang, ucapnya.

Tauziah oleh ustadz Hanif Mujaddid, LC., MA. membawakan tema  "Puasa", Puasa Sya'ban, terutama di pertengahan bulan (Nisfu Sya'ban), bermakna sebagai persiapan fisik dan spiritual untuk menyambut Ramadan, sarana meningkatkan ketakwaan, serta waktu diangkatnya amal perbuatan manusia kepada Allah SWT. Rasulullah SAW memperbanyak puasa di bulan ini karena merupakan waktu mulia yang sering dilalaikan, terletak di antara Rajab dan Ramadan. Jelasnya.

Dengan terjadinya bencana dibeberapa menyikapi musibah saat ini dengan bersabar, ikhlas, dan yakin itu ujian dari Allah untuk meningkatkan iman atau menghapus dosa. Sikap utamanya meliputi mengucapkan kalimat istirja (Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un), bertawakal, beristighfar, serta menjadikan musibah sebagai momen introspeksi diri untuk mendekatkan diri kepada Allah, pungkas Ustadz Hanif.

Kegiatan berlangsung mulai jam 06.00 - 08.00 Wib, sehingga seluruh rangkaian acara berjalan tertib dan lancar. (Begug SW/pimred Cahyospirit )














Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar