BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

Mengubah Sampah Menjadi Berkah: Praktik Ekonomi Sirkular di TPS3R Mojo Makmur, Surakarta

 

TPS3R Mojo Makmur, singkatan dari Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle, telah menjadi contoh nyata bagaimana sampah organik dapat diolah menjadi sumber daya ekonomi yang bernilai.

Surakarta MR- Di tengah Kota Surakarta, tepatnya di Kelurahan Jebres, Kecamatan Jebres, terdapat sebuah inisiatif yang mengubah paradigma pengelolaan sampah.

 TPS3R Mojo Makmur adalah  singkatan dari Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle, telah menjadi contoh nyata bagaimana sampah organik dapat diolah menjadi sumber daya ekonomi yang bernilai.

Menurut Cahyo pengelola TPS3R Mojo Makmur mengatakan sampah daun yang sebelumnya dianggap sebagai limbah kini diolah menjadi pupuk kompos berkualitas tinggi. Dengan kapasitas produksi mencapai 300 kg per bulan, pupuk kompos ini tidak hanya memenuhi kebutuhan pertanian lokal tetapi juga menjadi sumber pendapatan bagi pengelola. 

Produk ini dipasarkan langsung kepada konsumen di wilayah sekitar, mendukung pertanian organik dan penghijauan lingkungan.

Inovasi lain yang dikembangkan adalah budidaya maggot (Black Soldier Fly). Dengan kapasitas produksi 50 kg per bulan dan harga jual Rp 5.000 per kg, maggot ini tidak hanya dijual sebagai pakan ternak tetapi juga digunakan sebagai pakan itik dalam kelompok tersebut. 

Sisa dari budidaya maggot ini dimanfaatkan sebagai pupuk cair organik, menambah nilai tambah dari proses pengolahan sampah.

Urban farming menjadi bagian integral dari inisiatif ini. Dengan memanfaatkan lahan kosong dan media tanam seperti polybag, kelompok ini berhasil membudidayakan sayur mayur secara organik.

 Penggunaan pupuk kompos dan cair hasil produksi sendiri memastikan keberlanjutan dan kualitas produk pertanian, mendukung ketahanan pangan di perkotaan.

Keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak. Rumah Sakit sebagai pemasok sampah organik, Bank Sampah Gajah Putih, serta Yayasan Gita Pertiwi Surakarta sebagai lembaga pendamping, telah bekerja sama dalam mengelola sampah dan mengembangkan usaha di TPS3R Mojo Makmur. 

Melalui diskusi dan fasilitasi kerjasama multi-pihak, mereka menciptakan ekosistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan menguntungkan.

Dengan manajemen yang tepat dan pendekatan ekonomi sirkular, sampah yang awalnya menjadi masalah kini bertransformasi menjadi sumber daya yang memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan. 

TPS3R Mojo Makmur membuktikan bahwa dengan inovasi dan kolaborasi, sampah dapat menjadi berkah bagi masyarakat perkotaan.

Inisiatif ini menjadi contoh inspiratif bagi daerah lain dalam mengelola sampah secara berkelanjutan dan memberdayakan ekonomi lokal melalui prinsip ekonomi sirkular.(Maryoto/Alfian/ Taufiq /pimred Cahyospirit)















Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar