Pembimas Buddha Kemenag Propinsi Jawa Tengah Menghadiri Pembukaan KKN STABN Raden Wijaya Wonogiri Tahun 2026 Di Kabupaten Temanggung
Temanggung KMR- Bertempat di balai desa Kalimanggis Temanggung, Kampus STABN Raden Wijaya melepas sebanyak 55 mahasiswa untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Temanggung,Selasa, 14 Juli 2026.
Kegiatan dilaksanakan di balai Desa Kalimanggis, Kecamatan Kaloran Temanggung. Kuliah Kerja Nyata merupakan salah satu program unggulan STABN Raden Wijaya, yang mana dalam kegiatan ini mahasiswa melaksanakan pengabdian di dalam masyarakat dengan metode partisipan atau terlibat langsung di dalam masyarakat.
Acara pelepasan ini dihadiri oleh beberapa tamu undangan diantaranya adalah Pembimas Buddha Kementerian Agama Jawa Tengah, Camat Jumo, Camat Kaloran, Kades Kamilanggis, Kades Giyono, Perwakilan Kapolsek, Perwakilan Danramil dan para Ketua vihara serta tokoh agama di wilayah kecamatan Jumo dan Kaloran.
Pelepasan KKN dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, penyematan tanda peserta, doa dan dilanjutkan dengan presentasi program kerja oleh perwakilan mahasiswa.
Dr. Tri Yatno selaku ketua panitia KKN 2026, menyampaikan bahwa kegiatan KKN 2026 ini dilaksanakan selama 40 hari yang dimulai pada hari Selasa 14 Juli sampai 21 Agustus 2026. Sebanyak 55 orang mahasiswa yang berasal dari Prodi Ilmu Komunikasi sebanyak 26 mahasiswa, 17 mahasiswa sebanyak 22 dari Prodi PGSD, 4 mahasiswa dari Prodi Pendidikan Keagamaan Buddha, dan 3 mahasiswa dari Prodi kepenyuluhan Buddha.
Ucapan selamat datang disampaikan oleh Kepala Desa Kalimanggis, Agus Susilo kepada para mahasiswa dan Civitas Akademik STABN Raden Wijaya. Beliau menambahkan bahwa segenap masyarakat Kalimanggis menyambut baik dan sangat terbuka dengan adanya kegiatan KKN, semoga terjalin kesinambungan antara mahasiswa dan masyarakat. Harapannya mahasiswa dapat memaksimalkan program kerjanya mengingat Kalimanggis memiliki banyak potensi dalam bidang ekonomi, seni dan budaya.
Ketua STABN Raden Wijaya dalam kata sambutannya yang diwakili oleh Wakil Ketua Bidang AAKU Dr. Lery Prasetyo, menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak atas ijin yang telah diberikan demi terlaksananya kegiatan pembukaan KKN di Kabutapen Temanggung. Selebihnya beliau menyampaikan pesan kepada para mahasiswa bahwa kegiatan KKN bukan hanya sebatas kewajiban akademik semata, namun kegiatan ini menjadi media bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung di dalam masyarakat, melalui kegiatan ini mahasiswa diuji kompetensinya dalam berbagai bidang, kompetensi sosial, kolaborasi, problem solving, empati, kerjasama dan tanggung jawab. Selain itu mahasiswa juga akan belajar tentang nilai-nilai, norma, dan budaya yang ada di dalam masyarakat.
Karbono, S.Ag., M.Pd.B., Pembimas Buddha Kemenag Propinsi Jawa Tengah menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah setempat dan seluruh jajarannya yang telah memberikan ijin terlaksananya kegiatan ini. Kegiatan KKN merupakan salah satu aplikasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian Kepada Masyarakat.
Dalam kegiatan KKN mahasiswa harus mempraktikkan ilmunya di dalam masyarakat, dengan demikian ketika mereka lulus nanti akan siap terjun di dunia kerja. Mahasiswa harus responsif membantu menyelesaikan permasalahan dalam masyarakat yang pada saat ini fokus utamanya adalah pada ekonomi kreatif. Pesan yang sangat mendalam disampaikan bagi para mahasiswa supaya melaksanakan tugas ini dengan ikhlas dan sepenuh hati.
Selanjutnya Sigit Aryono, selaku Camat Jumo dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa fokus utama kegiatan KKN hendaknya dapat berfokus pada kebutuhan masyarakat Jumo dan Kaloran saat ini yaitu pada pembangunan pedesaan, mewujudkan Temanggung yang sejahtera, berkelanjutan, inklusi dan aman.
Peningkatan kesejahteraan melalui komoditas utama yaitu kopi yang belum diolah secara maksimal. Selanjutnya beliau juga menyampaikan bahwa di kecamata Jumo terdapat potensi Desa Pancasila yang dapat dipergunakan oleh para mahasiswa untuk belajar dan membantu menambah potensi melalui program-program inovatif.
Acara Pembukaan KKN ditutup dengan penyematan tanda peserta oleh Camat Jumo dan Camat Kaloran dengan didampingi oleh Pembinas Buddha Jawa Tengah serta Wakil Ketua Bidang AAKU STABN Raden Wijaya. Selanjutnya doa yang dipimpin oleh Arya Krisnawa, perwakilan dari mahasiswa, dilanjutkan dengan presentasi program kerja dari masing-masing kelompok KKN. (Niken/Cahyospirit)
