Ngeri ,Kebakaran Lahan Kosong di Eromoko Wonogiri ,Damkar Bergerak Cepat Selamatkan Rumah Warga
Wonogiri KMR – Respons cepat petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Wonogiri berhasil mencegah kebakaran lahan kosong meluas hingga ke permukiman warga di Dusun Eromoko, RT 04/RW 02, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Sabtu (4/7/2026) malam.
Peristiwa yang sempat membuat warga panik itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Api diketahui membakar lahan kosong dan terus merambat mendekati rumah-rumah penduduk akibat kondisi lahan yang dipenuhi rumput serta semak kering. Warga yang melihat kobaran api segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Wonogiri.
Menerima laporan dari masyarakat, sebanyak delapan personel Damkar langsung bergerak menuju lokasi kejadian dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam jenis Ayax. Langkah cepat petugas menjadi kunci dalam mengendalikan kebakaran sebelum api mencapai permukiman warga.
Sesampainya di lokasi, petugas segera melakukan pemadaman menggunakan semprotan air pada titik-titik api yang berada paling dekat dengan rumah warga. Selain penyemprotan, petugas juga melakukan pemadaman secara manual dengan metode "gepyok", yaitu memukul kobaran api menggunakan alat sederhana untuk memutus penyebaran api di area yang sulit dijangkau kendaraan pemadam.
Api diketahui telah menyebar di sejumlah bagian lahan kosong dan pekarangan sekitar. Berdasarkan hasil penelusuran di lokasi, kebakaran diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah di belakang sebuah gereja yang ditinggalkan tanpa pengawasan hingga api membesar dan merambat ke lahan kosong di sekitarnya.
Dalam proses penanganan, petugas Damkar tidak bekerja sendiri. Mereka mendapat bantuan dari personel Polsek Eromoko, Babinsa, serta warga sekitar yang bersama-sama melakukan upaya pemadaman agar api tidak semakin meluas. Kerja sama yang baik antara aparat dan masyarakat membuat kobaran api berhasil dikendalikan dalam waktu kurang dari dua jam.
Petugas kemudian melakukan penyemprotan lanjutan untuk memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa dan berpotensi memicu kebakaran kembali. Setelah seluruh area dinyatakan aman, baik lahan kosong maupun pekarangan warga, tim Damkar kembali ke Markas Komando (Mako).
Kegiatan pemadaman berlangsung mulai pukul 19.00 WIB hingga sekitar pukul 20.45 WIB. Seluruh rangkaian penanganan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya laporan korban jiwa maupun kerusakan rumah warga.
Kegiatan pemadaman ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Wonogiri Nomor 4 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran yang menjadi dasar pelaksanaan tugas petugas pemadam kebakaran dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Petugas mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran sampah, terutama pada musim kemarau ketika rumput dan semak dalam kondisi kering. Pembakaran sampah sebaiknya selalu diawasi hingga benar-benar padam agar tidak memicu kebakaran yang dapat membahayakan lingkungan maupun permukiman.
Adapun personel Damkar yang bertugas dalam penanganan kebakaran tersebut antara lain Sukatman, Ayiep Donni Listria Sakti, Aprianto Purnomo Hadi, Andrie Budi Atmojo, Effendi Agus Nugroho, Arif Prasetyo, Eko Widodo, dan Ahmad Setyo Utomo.
Respons cepat petugas serta sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat menjadi faktor penting yang berhasil mencegah kebakaran berkembang menjadi bencana yang lebih besar. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya yang dipicu oleh pembakaran sampah secara sembarangan.(Riyan /Pimred Cahyospirit)


