BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

Hj. Novita Purwanti Santuni 150 Anak Yatim Piatu, Wujud Kepedulian yang Terjaga Lebih dari 15 Tahun

Hj. Novita Purwanti, S.E., Anggota DPRD Kabupaten Purwakarta dari Fraksi PDI Perjuangan

PURWAKARTA KMR– Semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Hj. Novita Purwanti, S.E., Anggota DPRD Kabupaten Purwakarta dari Fraksi PDI Perjuangan. Melalui kegiatan santunan anak yatim piatu yang rutin dilaksanakan setiap tahun, sebanyak 150 anak yatim piatu hadir memenuhi undangan dalam acara yang berlangsung di Kampung Cidadapan RT 018 RW 019, Desa Anjun, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta.

Mengusung semangat bahwa “Kebaikan tak akan membuatmu rugi dan memberi tak akan membuatmu miskin,” kegiatan sosial tersebut menjadi bukti nyata kepedulian Hj. Novita terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yatim piatu yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.

Kegiatan santunan ini bukanlah program yang baru dilakukan. Bahkan, kegiatan tersebut telah berlangsung selama lebih dari 15 tahun secara konsisten, jauh sebelum Hj. Novita Purwanti menjabat sebagai Anggota DPRD Purwakarta. Komitmen untuk berbagi kepada sesama telah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya dan terus dipertahankan hingga saat ini.

Dalam pelaksanaannya, santunan tidak hanya diberikan kepada anak-anak yatim piatu yang berasal dari Desa Anjun saja, tetapi juga kepada penerima manfaat dari berbagai desa lainnya di sekitar wilayah Purwakarta. Hal ini menunjukkan bahwa kepedulian yang dibangun tidak mengenal batas wilayah dan senantiasa terbuka bagi mereka yang membutuhkan.

Selain dikenal sebagai anggota legislatif, Hj. Novita Purwanti juga aktif sebagai tokoh perempuan yang partisipatif di lingkungan masyarakat. Berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan kerap diinisiasi maupun didukung olehnya. Peran tersebut menjadikan dirinya bukan hanya sebagai wakil rakyat di parlemen, tetapi juga sebagai penggerak sosial yang dekat dengan masyarakat.

Kegiatan santunan anak yatim piatu sendiri telah menjadi agenda rutin tahunan yang diselenggarakan sebanyak empat kali dalam setahun, yakni pada momentum Hari Raya Idul Fitri, Hari Raya Idul Adha, 1 Muharram, dan 10 Muharram. Pada setiap kesempatan tersebut, para anak yatim piatu menerima bingkisan serta santunan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian.

Suasana haru dan penuh kehangatan terasa sepanjang acara berlangsung. Senyum bahagia terpancar dari wajah anak-anak yang hadir. Tidak hanya menerima bantuan materi, mereka juga mendapatkan motivasi dan nasihat yang membangun semangat hidup.

Di hadapan ratusan anak yatim piatu, Hj. Novita Purwanti menyampaikan pesan-pesan penuh makna yang menyentuh hati. Ia mengajak seluruh anak-anak untuk tetap kuat menjalani kehidupan dan tidak menyerah dalam mengejar cita-cita meskipun telah kehilangan sosok orang tua.

"Walau kalian sudah tidak memiliki ibu dan bapak, kalian jangan selalu bersedih. Teruslah berjuang untuk mengejar apa yang kalian cita-citakan. Jangan mudah putus asa dan harus tetap tegar menghadapi hidup ini, karena Allah SWT akan selalu menyayangi insan-insan yang tidak mudah menyerah," ujar Hj. Novita.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga ibadah, khususnya salat lima waktu, serta rajin membaca Al-Qur'an sebagai bekal kehidupan dunia dan akhirat.

"Jangan sampai meninggalkan salat lima waktu dan harus rajin mengaji. Amal kebaikan dan lantunan ayat suci Al-Qur'an yang kita baca selama hidup akan menjadi penerang bagi kita kelak. Tetap semangat belajar dan jangan pernah berhenti bermimpi untuk meraih masa depan yang lebih baik," pesannya kepada para peserta santunan.

Pesan tersebut disambut dengan penuh perhatian oleh anak-anak yang hadir. Bagi mereka, kehadiran sosok yang memberikan perhatian, motivasi, dan kasih sayang menjadi penyemangat tersendiri untuk terus melangkah menatap masa depan.

Melalui kegiatan santunan yang telah berlangsung selama belasan tahun ini, Hj. Novita Purwanti berharap dapat terus menebarkan manfaat bagi masyarakat dan menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial merupakan tanggung jawab bersama. Di tengah berbagai tantangan kehidupan, semangat berbagi dan saling membantu diyakini mampu menghadirkan kebahagiaan, mempererat persaudaraan, serta menjadi investasi kebaikan yang nilainya tidak akan pernah berkurang.

Acara ditutup dengan doa bersama, penyerahan santunan dan bingkisan kepada seluruh anak yatim piatu, serta sesi silaturahmi yang berlangsung penuh keakraban. Momentum tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian yang dilakukan dengan tulus akan selalu menghadirkan kebahagiaan, baik bagi yang menerima maupun yang memberi.(Ragil.S/edi k/pimred Cahyospirit)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar