Perintah Menjaga Keluarga dalam Q.S. At-Tahrim Ayat 6, Berikut ini Cara Mendidik Anak
Wonogiri MR– Ibu-ibu Majelis Ta’lim Angon Ati Perumahan Megatama Indah, Pokoh Kidul, Wonogiri, mengikuti Kajian Ramadan pada Minggu (22/2/2026) di Masjid Ali Samah Al Harby. Kajian menghadirkan Ustaz Muhammad Ainul Yaqin yang mengkaji kitab klasik Bughyah al-Ikhwān wa Riyādhah al-Shibyān karya Syamsuddin Muhammad bin Abi al-Abbas Ahmad bin Hamzah asy-Syafi’i.
Dalam pemaparannya, Ustaz Ainul menegaskan bahwa firman Allah dalam Al-Qur'an, tepatnya pada Surah At-Tahrim ayat 6, “Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu..., merupakan perintah langsung kepada setiap orang tua untuk bertanggung jawab atas keselamatan spiritual keluarganya.
“Menjaga keluarga dari api neraka bukan hanya memberi nafkah lahir, tetapi juga membimbing mereka dalam keimanan, akhlak, dan pergaulan,” jelasnya di hadapan jamaah.
Dalam kajian tersebut, Ustaz Ainul merujuk pada kitab klasik Bughyah al-Ikhwān wa Riyādhah al-Shibyān yang menguraikan tanggung jawab orang tua dalam mendidik anak agar selamat dunia dan akhirat.
Berikut beberapa cara menjaga anak-anak agar terhindar dari api neraka sebagaimana dijelaskan dalam kajian:
1. Mengajarkan adab yang baik
Sejak dini, anak perlu dibiasakan dengan adab terhadap Allah, orang tua, guru, dan sesama. Adab menjadi fondasi utama sebelum ilmu.
2. Mendidik dengan ilmu
Orang tua berkewajiban memberikan pendidikan agama dan umum secara seimbang agar anak memahami mana yang benar dan salah.
3. Membiasakan budi pekerti yang baik
Akhlak tidak cukup diajarkan, tetapi harus dilatih dan dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari melalui keteladanan orang tua.
4. Menjaga dari pergaulan yang tidak benar
Orang tua perlu mengawasi lingkungan pergaulan anak agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas atau pengaruh negatif.
5. Tidak membiasakan anak hidup dalam kemanjaan berlebihan
Anak yang terlalu dimanja cenderung kurang mandiri dan lemah dalam menghadapi ujian kehidupan. Pendidikan karakter membutuhkan kedisiplinan dan tanggung jawab.
Melalui kajian ini, diharapkan para orang tua semakin menyadari bahwa menjaga keluarga dari api neraka adalah tugas bersama yang dimulai dari rumah, dengan pendidikan iman, ilmu, dan akhlak yang berkelanjutan.(NDR / pimred Cahyospirit)
